Minggu, 08 September 2019

Laki-laki sombong itu,,,,


Tuhan tolong saya, hindarkan saya darinya. Saya tidak suka bersamanya tapi saya selalu tidak bisa menolak tiap dia meminta bertemu. Dia hanya akan membawa pengaruh buruk. Saya sudah berusaha keras menahan diri untuk tidak mengangkat telfonnya. Berusaha keras menolak saat dia meminta bertemu. saya sudah menetapkan hati untuk tidak memikirkannya. Kurang apa Tuhan????. Semakin saya berusaha menghindar semakin sering saya memikirkannya. Saya tahu tidak pernah menyukainya, tapi kenapa saya tidak bisa pergi darinya. Bahkan kapanpun dia meminta bertemu meski dengan mengumpat dan menyumpah nyerapahinya saya tetap  pergi menemuinya, mengikutinya. Saya heran dengan tingkah laku saya sendiri ya Tuhan. Saya tidak pernah merendahkan diri sampai seperti ini bahkan pada orang yang saya sayangi. Ini benar-benar tidak masuk akal. Adakah sesuatu yang salah?. Apakah ada sesuatu yang lain dalam diri saya, sesuatu yang tidak saya mengerti ikut memberi perintah untuk melakukan sesuatu yang saya tidak mau melakukannya???.saya mengenal diri saya lebih dari siapapun, saya tidak akan melakukan hal yang secara sadar saya tidak menyukainya, tapi ini aneh. Saya pergi begitu saja, saat dia menunggu didepan di lobby apartemen, meminta bertemu, mengajak pergi. Bahkan parahnya kapanpun dia mau bertemu entah itu tengah hari tengah malam pagi-pagi buta, aku dengan bodohnya pergi menemuinya. Ada yang salah, yang tidak kumengerti. Pertemuan kami yang pertama dan kedua memang aku sadar meski tidak menyukainya tapi itu memang keinginanku untuk pergi. Tapi setelahnya,,, aku berharap tidak lagi bertemu, berharap kami saling melupakan pernah saling mengenal berharap sudah berakhir. Tapi apa??. Ya Tuhanku, tolong lindungi saya dari apapun yang buruk, dari pengaruh apapun yang tidak masuk akal. Saya merasa aneh dan seperti tidak mengenali watak saya sendiri sekarang. Kadang bisa baik, bisa jahat dan begitu buruk. Saya merasa kepribadian saya berubah-ubah. Melupakan aturan, jadi seenaknya sendiri dan tidak toleransi. Saya jadi begitu buta bahwa sesuatu itu sangat buruk dan tetap melakukannya. Itu jelas bukan saya Tuhan. Tapi tetap aku yang melakukannya. I am crazy. Really crazy to think about it. Demi Allah, saya benci dan muak pada lelaki itu. Dia orang yang saya ingin menghindari dan menghapusnya tapi justru dengan mudah dan begitu saja masuk ke dalam hidup saya. Saya benci betapa sombongnya dia, betapa dia merendahkan saya, betapa ingin saya tidak mengenalnya lagi. Andai bisa saya malah berharap menghapus dia dari dunia ini, andai bisa tapi sayangnya tidak. Tuhan, tolong saat saya bangun besok buat saya lupa pernah kenal orang itu, begitu juga dengannya buat dia lupa pada saya apapun tentang saya.

bagaimana aku menjauhi laki-laki baik itu?

Tuhan, bisakah Kau tunjukkan padaku bagaimana aku menjauhi laki-laki baik itu?. Bagaimana aku bisa tahan jauh-jauh darinya kalau dia selalu memperlakukan aku seperti itu? Dia mampu menjadi siapapun , siapapun yang aku rindukan,,,sosok ayah, kakak, sahabat, pacar  entahlah apalagi. Dia sendiri mengatakan hubungan kami lebih dari sekedar pacaran lantas apa? Apakah dia memperlakukanku seperti seorang istri? Keluarga?apa?. Dia selalu mendapat tempat istimewa dihatiku. Dia selalu memastikan apakah aku baik-baik saja. Sulit menjelaskan apa hubungan kami ini, tapi bukankah itu tidak penting apa sebenarnya hubungan kami lagipula siapa mau peduli. Bukankah yang terpenting dia selalau ada untukku

Ketika Lelaki Beristri Mencintai Perempuan lain bukan sepenuhnya salah si Perempuan

Suami orang,,,,

Duhh,,,,,

             Astagfirullah,,,,,

Asik banget bikin kamu ngerasa bersalah, kan emank kamu salah. Kenapa juga sudah punya istri masih aja cari selingan. Gimana rasanya kalau kamu yang awalnya cuma main-main dengan selinganmu itu tapi akhirnya benar-benar jatuh cinta padanya? Dan gimana kalau selinganmu itu akhirnya juga jatuh cinta padamu?. Makanya, kalau mau ngapa2in dipikir dululah... Bagaimana kamu menjalani hari-hari seperti itu? Kamu sudah memiliki istri dan kamu jatuh cinta padanya, bukankah situasi seperti  itu sangat membingungkan? Hati nuranimu mengatakan tidak tapi kenyataannya kamu tidak bisa berhenti memikirkan gadis itu. Semakin hari kamu semakin gelisah, ada perasaan bersalah pada wanita yang selama ini menemanimu. Kamu juga merasa bersalah  pada gadis itu, kamu telah memberinya harapan dan janji masa depan yang indah. Bagaimana? Seperti makan buah simalakama kan? Apakah kamu menyukai situasi ini?. Kamu bukanlah tipe laki-laki yang mencampakkan, kamu adalah laki-laki yang penuh tanggung jawab. Kamu tidak bisa meninggalkan gadis itu, kamu sudah mencoba tapi kamu juga gadis itu malah semakin tersiksa. Kamu sudah pernah melakukannya, 

Please,,,, jangan main-main sama perasaan perempuan. Perempuan itu baperan, seneng di puji seneng diperhatiin seneng di senengin (lhaa...). iya bener, sekali kamu kasih perhatian klo se perrempuan pas lagi khilaf juga apalagi yang kurang imannya, bakal klepek- klepek juga meski kamu sudah beristri. 

Laki-laki, berhati-hatilah menjaga perasaan istrimu......

Laki-laki sombong itu,,,,

Tuhan tolong saya, hindarkan saya darinya. Saya tidak suka bersamanya tapi saya selalu tidak bisa menolak tiap dia meminta bertemu. Dia...