Kamis, 15 Oktober 2015

entahlah


IBU,,HATIKU KEBAS!!!!
Jam segini,dulu aku menunggumu dengan berdebar. Kita sering bertemu, tapi aku selalu saja merasa begitu di tiap pertemuan-pertemuan kita. Aku selalu jatuh cinta lagi,lagi, dan lagi. Pertemuan kita yang ke-5 ke-10 ke-20 sama saja, membuatku jatuh cinta lagi. Jujur saja sampai sekarang aku sibuk mencari-cari keburukanmu agar ada alasan buatku membuka mata lebar-lebar ada banyak disana pria yang jauh lebih baik darimu dan tidak memiliki keburukan itu. Tapi nihil, aku masih gagal menemukan keburukan itu hampir setahun sejak kamu pergi…
Sudah 12 bulan senja tidak kulewati bersamamu, tapi mas… meski begitu tetap saja kulewati 12 bulan ini dengan menunggumu. Dari senja bertemu senja lagi hingga 12 bulan. Gadis waras tak mungkin melakukan ini,tetap berharap meski tahu sudah tidak diinginkan. Sepertinya aku memang sudah tidak waras mas,,,
Malam ini aku mengamati satu pengunjung yang makan di café tempat aku kerja. Tidak ada yang istimewa sebenarnya. Hanya keluarga kecil yang terlihat bahagia. Seorang perempuan sekitar 28 tahunan, laki-laki 30 tahunan dan seorang anak laki-laki kecil berusia 6 tahun. Sejak kedatangan keluarga kecil itu mataku tak teralih memperhatikan. Aku iri. Aku pernah menginginkan keluarga kecil dengan anak pertama laki-laki seperti itu. Aku bahkan pernah memintanya padamu. Memintamu memberiku keturunan.ah,,,mas mataku memanas menulis ini, aku pernah sangat berambisi dan begitu antusias untuk urusan satu itu. Tapi sekarang, aku mungkin masih menginginkannya tapi sudah tak seantusias dulu. Keadaannya sudah berbeda. tapi aku tetap sama, menunggumu.

Kenapa sudah pergi?????bukankah saat masih bersama dulu aku sering meminta jangan tinggalkan aku??aku belum bisa,belum siap tanpamu. Atau jangan-jangan sebenarnya kamu pura-pura mendengar saat aku mengatakannya?. Laki- laki sepetimu tentu mudah saja melupakan aku,mudah saja menghapus kenangan-kenangan itu seperti tak pernah terjadi. Yahhh,,, meski dulu kamu berkai-kali menekankan hanya akan ada dua wanita yang kamu cintai didunia ini, yang tak pernah aku tahu aku dan siapa,tak pernah juga aku tanyakan,,buat apa?siapapun pasti akan mengira pacarnya dan ibunya.
                                                          
Tapi setelah 12 bulan ini,,aku baru tahu siapa wanita satu dari dua itu selain aku,,ternyata dia. Dia yang telah kamu pilih. Dia yang pernah kamu pilih bertahun-tahun silam. Dia yang telah menemanimu dan memberimu seorang putri yang begitu cantik. Dan aku jadi bertanya-tanya mas,,,andai aku lahir di generasimu dan kamu mengenalku juga mengenalnya, siapakah yang akan kamu pilih menjadi gadis beruntung itu? Bukankah kamu berkali-kali bilang sifat dan tabiatku terlalu mirip dengannya?. Aku dan dia terlalu banyak kesamaan. Kamu bahkan kaget menyadari kenyataan itu. Kamu sering memujiku aku manis??apakah dia juga manis?. Kamu bilang aku unik, bagaimana dengannya?? . akankah kamu memilihku mas? Andai aku adalah gadis yang lahir digenerasimu, satu kampus denganmu dan dia juga, akankah aku punya peluang itu??
                                                    
Tahukah mas, selama beberapa bulan terakhir sejak kamu benar-benar pergi,,aku benar-benar dilanda cemburu lantaran sibuk memikirkan apa yang kamu lakukan dngannya sekarang. Saat malam tiba, aku mencoba keras tidak memikirkanmu dan membayangkan apa yang kamu lakukan bersamanya. Tapi sulit,,tiap malam malah aku selalu memimpikanmu yang berakhir membuatku terbangun dan menangis tergugu. Aku bingung, kenapa sulit sekali.

Mas, saking tidak warasnya diriku aku banyak berfikir sibuk menerka-nerka sebanyak mungkin scenario yang bisa melegakan dan bisa menyenangkan diriku sendiri. Aku buat skenario2 gila yang sekiranya berakhir aku dan kamu. Tahukah mas apa saja skenario2 itu??
SKENARIO 1:
Kamu memang menyayangiku,tidak bisa terlalu lama meninggalkan aku. Kamu kembali. Menawarkan banyak kesenangan seperti dulu. Tapi sebatas kakak dan adik. Tidak lebih, tapi itu cukup untuk memebuat kita tetap bersama.
SKENARIO 2:
Kamu menyayangiku,mencintaiku,kamu kembali, minta maaf atas keegoisanmu selama ini, dan membahas lagi permintaanku yang pernah kamu sanggupi waktu itu. Kamu menepati janjimu untuk memberiku keturunan tapi tidak bisa tinggal bersamaku. Tapi itu sudah lebih dari cukup untuk membuatkku bahagia.
SKENARIO 3:
Kamu menyayangiku,mencintaiku,kamu kembali, minta maaf. Kamu kembali,memberiku keturunan yang telah kamu janjikan, kita tngga bersama. Aku bisa memilikimu dan kamu bisa Memulai memiliki aku.dan aku  bias memberimu anak pertama laki2 sepeti yang pernah kita inginkan.
SKENARIO 4:                                                                        
Ini adalah scenario terjahat yang pernah aku pikirkan.maafkan aku L.sungguh maafkan aku telah menulis ini. Dia yang bersamamu sekarang pergi meninggalkanmu karena dia sadar kamu tidak pernah menginginkannya. Akhirnya kamu sendiri dan mengingatku. Karena kamu masih begitu mencintaiku. Kamupun kembali mengajakku merajut kembali hubungan kita. dengan sebuah pernkahan.
SKENARIO 5:
Ini juga scenario terjahatku  k2. Maafkan aku mas. Dia yang bersamamu pergi karna keputusan kalian berdua yang sudah merasa sangat tidak cocok.  Dan kamu mas,,kembal kepadaku,minta maaf kamu melamarku. Mengajakku hidup bersama.

Tahukah mas?? Aku telah kehilanganmu dan logikaku kacau. Adakah lagi scenario2 yang lebih menyenangkan yang bias diterima logika dan tanpa menyakiti siapapun…?? Tapi juga menyenangkan aku. Adakah mas???

Aku sering menulis tentangmu. Sangat banyak tulisan2ku tentangmu, tapi sayangnya tulisan2 itu tidak pernah selesai. Tidk akan pernah selesai sebelum ada penyelesaian diantara kita. Sebuah penyelesaian yang indah. Kalau mas menganggap ini sudah selesai,,bagiku belum. Aku butuh penjelasan2 yang melegakan. Aku butuh tahu alasan2 yang mungkin akan kamu lontarkan. Hanya itu. Tidak sulit kan??. Tapi tidak pernah kamu lakukan.

Hidup memang harus tetap berlanjut,dengan atau tanpamu. Tidak bersamamu aku juga masih tetap hidup. Tapi entah, aku hanya ingin menghabiskan sisa2 hidupku bersamamu. Ini adalah kebodohanku, kebodohan2 yang kunikmati,kebodohan yang merapuhkan tapi aku menyukainya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Laki-laki sombong itu,,,,

Tuhan tolong saya, hindarkan saya darinya. Saya tidak suka bersamanya tapi saya selalu tidak bisa menolak tiap dia meminta bertemu. Dia...